Site Network: Home | Inasca | Inafbro | Free Stuff

Fauzi begitu terpesonanya dengan permainan piano Britney Spears.
Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, "Not a play! Not a
play!"
Britney Spears bengong. "Not a play?"
"Yes. Not a play. Bukan main."
Tarto yang menemani Fauzi terperangah.
"Bukan main itu bukan not a play, Zi'."
"Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary kok.
(Orang saya sudah periksa di kamus kok)"
Lalu berpaling ke Britney Spears. "Lady, let's corner (Mojok yuk).

But don't think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan) .
I just want a meal together."
"Ngaco kamu, Zi," Tarto tambah gemes.
"Don't be surplus (Jangan berlebihan), To. Be wrong
a little is OK toch.?"
Britney Spears cuman senyum kecil. "I would love too, but ..."
"Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman
saya bikin kamu jadi nggak enak)" sambut Fauzi ramah.
"Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will not be
various kok (Saya nggak akan macam-macam kok)."
Setelah Britney Spears pergi, Fauzi menatap Tarto dengan
sebal. "Disturbing aja sih, To. Does the language
belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya
moyang lu)?"
Tarto cari kalimat penutup. "Just itchy Zi., because
you speak English as delicious as your belly button."
(Gatel aja, , soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu
dewe).
Fauzi cuman bisa merutuk dalam hati, "His name is also
effort." (Namanya juga usaha)